Take a fresh look at your lifestyle.

Liputan 6 – Cuci Darah untuk Peserta JKN Cukup Verifikasi Sidik Jari

4

[ad_1]


Agar proses verifikasi sidik jari berjalan lancar, BPJS Kesehatan meminta rumah sakit atau klinik utama untuk menyediakan alat perekaman sidik jari.
“Pada awal sistem fingerprint mulai diberlakukan beberapa bulan lalu, rumah sakit atau klinik utama memang terkendala pengadaan alat fingerprint. Tapi demi peningkatan pelayanan cuci darah, terutama untuk pasien peserta JKN, kehadiran fingerprint akan membantu pasien,” Fachmi menegaskan.
Deputi Direksi Bidang Jaminan Pembiayaan Kesehatan Rujukan BPJS Kesehatan, Budi Mohamad Arief juga pernah menyampaikan, pengadaan alat perekam fingerprint termasuk syarat dari proses verifikasi sidik jari.
“Syaratnya, rumah sakit, tempat pasien cuci darah itu harus punya alat fingerprint-nya. Nah, bagaimana kalau rumah sakitnya belum punya alat finger print? Kalau enggak ada finger print, kami akan dorong agar rumah sakit punya alatnya,” ujarnya.

[ad_2]

Baca selengkapnya disini